Tag: jenis investasi syariah


Jenis Investasi Syariah, Bebas Riba dan Tetap Untung


Kebanyakan umat muslim sering dipusingkan dengan sulitnya berinvestasi yang jauh dari riba akan tetapi memiliki keuntungan yang sama dengan investasi konvensional. Padahal saat ini pemerintah sudah mengeluarkan beberapa instrumen investasi syariah seperti reksadana hingga saham syariah. Sebelum kita memulai investasi syariah ada baiknya untuk mengetahui pengertian apa itu investasi syariah.

Pengertian Investasi Syariah

Sesuai dengan namanya, investasi jenis ini dibuat berdasarkan syariat-syariat al-quran dan hadist. Akan tetapi sama seperti investasi konvensional lainnya, investasi syariah memiliki resiko untuk mengalami kerugian. Bedanya adalah, resikonya lebih minim dibandingkan investasi konvensional. Lalu apa sajakah jenis-jenis investasi syariah, berikut akan saya bahas.

investasi syariah

Jenis Investasi Syariah

#1 Deposito Syariah

Jenis investasi syariah yang pertama adalah deposito syariah. Sistem dari deposito secara umum adalah melakukan penyimpanan dalam jangka waktu tertentu untuk beberapa hal. Misalnya kesehatan, pendidikan, rumah, dan sebagainya. Jadi, pengertian deposito secara sederhana adalah simpanan berjangka. Semua bank konvensional menyediakan layanan ini bagi siapa saja yang ingin menikmati masa tua atau masa depan lebih tertata dengan ketersediaan dana simpanan.

#2 Saham Syariah

Yang perlu dipahami sejak awal adalah jual beli saham bukanlah sebuah perjudian. Karena itulah jual beli saham dapat diatur dengan menggunakan sistem syariah. Setiap perusahaan memiliki bukti kepemilikan modal yang dibuat dalam lembaran. Lembaran inilah yang selanjutnya disebut saham.

Harga saham sangat berkaitan dengan laporan keuangan suatu perusahaan. Seperti halnya trader lain, trader saham syariah bisa memilih berbagai jenis perusahaan yang menurutnya bisa melonjakkan harga di masa mendatang.

Namun, karena diatur berdasarkan syariat agama maka perusahaan tersebut tidak bisa sembarangan menjual pada sang trader. Yang bisa menjual sahamnya untuk trader syariah adalah perusahaan yang tidak menjual produk atau jasa dengan label haram sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

#3 Obligasi Syariah

Dalam penerapan sistem obligasi syariah, maka surat-surat atau dokumen tertentu dalam bentuk sertifikat aset yang dicetak oleh emiten akan menjadi benda yang dijual.

Namun, sistem syariah yang diterapkan di sini adalah aset tersebut tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang melanggar syariat.

Sistem jual belinya pun harus sesuai hukum syariat yang berlaku.

#4 Pasar Modal Syariah

Pasar modal adalah sebuah tempat di mana seorang investor sebagai penanam modal bertemu dengan perusahaan yang sedang membutuhkan modal. Dalam hal ini, karena sistemnya syariah maka laba dari perusahaan setelah menerima kucuran dana investor akan dibagi sesuai perjanjian. Jumlah keuntungan yang akan diambil sangat tergantung pada jumlah investasi serta besaran laba bagi hasil sesuai akadnya.

#5 Reksadana Syariah

Keunggulan dari reksa dana syariah adalah mendapat pengawasan langsung dari Dewan Pengawas Syariah MUI. Jenis investasi yang mulai booming sejak beberapa tahun lalu ini menggunakan cara pengumpulan modal dari masyarakat untuk selanjutnya dikembangkan. Investasi yang dilakukan dalam sistem reksa dana syariah adalah portofolio.

Untuk penanaman modal sendiri bisa dimulai dari nominal Rp100ribu. Uang yang sudah ditanamkan tidak akan lari ke tempat-tempat perjudian, penjual minuman keras, dan oknum lain yang menjalankan bisnis secara haram.

#6 Asuransi Syariah

Banyak orang yang memilih berinvestasi dalam bentuk asuransi karena lebih banyak menjamin tentang diri sendiri dan aset. Asuransi berbeda dengan deposito berjangka meskipun dalam penerapannya agak mirip dari segi waktu. Tetapi perbedaannya adalah asuransi bisa diklaim kapan saja meskipun belum lama karena beberapa hal misalnya kecelakaan atau meninggal dunia.

Sistem asuransi syariah sedikit berbeda dengan asuransi konvensional. Karena sudah menabung dalam jangka waktu tertentu, maka pihak yang menerima simpanan uang hanya berlaku sebagai pengelola saja dan boleh menerima bagi hasil dari jumlah iuran setiap bulan sesuai perjanjian.

investasi syariah

Lalu Apa Keuntungan Investasi Syariah?

Ada beberapa keuntungan investasi syariah. Keuntungan yang pertama adalah terbebas dari menanam modal pada produk atau jasa haram. Karena diawasi oleh MUI, maka hal ini akan lebih melegakan bagi para investor yang beragama Islam.

Keuntungan yang kedua adalah seluruh sistemnya berdasarkan Al-Quran dan Hadist. Jadi, para penanam modal tidak perlu khawatir dengan kehalalannya.

Keuntungan lain yang dapat diperoleh seorang investor syariah adalah terbebas dari riba. Riba adalah praktik membungakan uang atau jual beli uang.

Misalnya Anda memiliki utang dengan jumlah tertentu, tapi saat membayar Anda dibebankan bunga sekian persen. Tanpa akad yang jelas maka akan muncul praktik riba dalam hal ini.

Oleh karena itu, dengan menghindarkan diri dari praktik riba maka para investor akan lebih tenang dengan kebarokahan uangnya.