Mengenal Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham


Tentunya kita tidak asing dengan yang namanya Investasi Saham, bagi Anda terutama yang baru akan memulai Investasi Saham, Ada baiknnya untuk membaca artikel ini sampai habis karena akan saya berikan Keuntungan dan Kerugian berinvestasi saham.

Pertama saya akan membahas mengenai yang manis-manis nya terlebih dahulu, yakni masalah keuntungan bermain saham. Nah dari mana tuh mas? Saya akan membahas mengenai dari mana keuntungan itu didapat terlebih dahulu.

 

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang bisa diperoleh investor yakni dari Capital Gain dan Pembagian Deviden. Terus apa mas pengertian keduanya? Baik akan saya jelaskan satu-persatu.

#1 Capital Gain

Secara teori Capital Gain merupakan keuntungan yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham. Contohnya, saya membeli 1 lot(Lembar) saham dengan harga Rp 1000 kemudian saya menjualnya 5 tahun kemudian dengan harga 1 lot-nya Rp 2000, maka Capital Gain yang saya peroleh adalah Rp 1000/Lot atau sebesar 100%.

#2 Deviden

Deviden merupakan pembagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Deviden dibagikan setelah mendapat kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ada dua jenis deviden:

  1. Deviden Tunai, perusahaan membagikan uang tunai kepada pemegang saham berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap lembarnya (lot saham).
  2. Deviden Saham, perusahaan membagikan jumlah saham sehingga jumlah saham yang dipegang sebelumnya akan bertambah.

Akan tetapi tidak semua perusahaan membagikan deviden ya guys. Kenapa ga semuanya mas? Ya karena banyak perusahaan yang masih dalam tahap berkembang atau istilah kerennya “Growth Stock”.

Saya ingin mendapatkan dividen juga dong mas, gimana caranya? Gampang saja sebenarnya yang paling penting Anda masuk dalam “Cumdate” yang artinya Anda harus memiliki saham sebelum Cumdate berakhir.

Contohnya PT ABCD akan membagikan deviden bagi pemegang sahamnya, syaratnya adalah siapapun yang memegang saham PT ABCD hingga tanggal sekian (Ditentukan perusahaan), jika sebelum tanggal sekian, melakukan penjualan saham PT ABCD maka tidak akan memperoleh deviden. Hal tersebut juga berlaku saat Cumdate berakhir, terus Anda baru membeli saham PT ABCD maka Anda tidak akan mendapatkannya juga.

 

Pantangan Investasi Saham

 

Nah terus supaya saya tidak ketinggalan untuk mendapatkan deviden gimana mas? Caranya mudah, perhatikan hal berikut ini:

  1. Cumdate: Tanggal terakhir untuk pembelian saham.
  2. Exdate: Sehari setelah Cumdate berakhir Anda tetap tidak akan mendapatkan deviden.
  3. Recording Date: Tanggal terakhir dimana investor pemegang saham dicatat kepemilikan sahamnya untuk kemudian berhak menerima deviden.
  4. Payment Date: Tanggal pembayaran deviden.

Nah, itulah dua jenis keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari investasi saham. By the way alias ngemeng-ngemeng, saya punya Ebook Saham gartis untuk Anda yang ingin sering belajar saham. Silahkan download disini ya -> Download Ebook Saham <-

Nah itu yang manis-manisnya ya guys, ga afdol dong rasanya hanya bahas yang manis-manis aja. Nah berikut ini saya juga akan bahas tentang kerugiannya juga.

 

Resiko yang mungkin Anda dapatkan saat berinvestasi saham adalah sebagai berikut:

#1 Capital Loss / Cut Loss

Hal ini terjadi saat Anda memiliki saham dengan harga Rp 1000/lot dan kemudian turun menjadi Rp 500/lot. Nah kejadian ini sebenarnya adalah hal yang wajar dalam investasi, tidak hanya saham. Berarti cut loss Anda sebesar Rp 500/lot.

#2 Tidak Mendapatkan Deviden

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, tidak semua perusahaan ya guys yang membagikan deviden. Hanya perusahaan yang memiliki keuntungan berlebih saja. Deviden dibagikan sesuai RUPS ya guys, jika pada rapat tersebut banyak yang menolak pembagian deviden maka tidak ada pembagian deviden.

#3 Risiko Suspend

Jika saham perusahaan diberlakukan Suspend ini artinya perusahaan tersebut diberhentikan juga oleh otoritas bursa efek perdagangannya. Jangka waktu Suspend bermacam-macam ya guys, ada yang singkat ada pula yang selamanya tergantung tingkat pelanggarannya.

#4 Risiko Delisting Saham

Artinya adalah perusahaan dikeluarkan dari pencatatan bursa efek. Penyebabnya adalah kinerja yang buruk perusahaan tersebut. Misalnya dalam kurun waktu tertentu perusahaan selalu merugi.

#5 Bangkrut atau Dilikuidasi

Jika suatu persusahaan dinyatakan bangkrut oleh suatu pengadilan, maka akan berpengaruh terhadap pemegang  sahamnya juga.

 

Pantangan Investasi Saham

 

Sesuai dengan peraturan pencatatan saham di bursa efek, hak klaim dari pemegang saham biasanya mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi kepada kreditur dan pemegang obligasi.

Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham.

Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham, tidak akan memperoleh apa-apa. Ini adalah risiko terberat bagi pemegang saham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut secara terus menerus mengikuti perkembangan perusahaan yang sahamnya dimiliki olehnya.

 

Nah itulah suka duka-nya berinvestasi saham, dimana ada keuntungan pasti ada pula risiko yang mengikutinya. Tapi anda tidak perlu khawatir dan tidak tertarik berinvestasi saham, tidak ada salahnya mencoba dan belajar serta menghindari pantangan investasi saham yang mungkin bisa Anda hindari. Saya akan membahas lebih dalam lagi di postingan selanjutnya tentunya tentang investasi saham juga ditunggu saja 🙂